• Jam Buka Toko: Jam 08.00 s/d 20.00 WIB
  • Status Order
  • Tlp: 087876761693
  • SMS/WA: 087876761693
  • info@kiddyworld.co.id
Terpopuler:

8 Mainan Anak Edukatif Yang Mampu Meningkatkan Kreativitas

01 September 2020 - Kategori Blog

8 Mainan Anak Edukatif Yang Mampu Meningkatkan Kreativitas 1

Mainan edukatif anak merupakan mainan untuk mengembangkan kreativitas dan mampu meningkatkan dan merangsang otak sehingga anak-anak mampu berkreasi sesuai dengan keinginannya. Anak-anak akan lebih suka bermain ketimbang belajar dengan serius.

Oleh karena itu permainan edukatif bisa menjadikan sarana untuk belajar anak. karena orang tua akan lebih mudah mengarahkan anak-anak nya bermain ketimbang menyuruh anak belajar. hal seperti ini bisa merangsang motorik anak agar lebih mengembangkan kreativitas nya disaat mereka sedang bermain permainan edukatif seperti ini.

Lalu permainan edukatif seperti apakah yang bisa meningkatkan kretivitas anak itu ?

Banyak jenis permainan edukatif yang bisa menjadi pilihan orang tua untuk anak nya. kami disini menyarankan permainan ini dimainkan untuk anak kurang dari 6 tahun atau lebih ke anak-anak balita. Karena pada dasarnya 5 tahun anak balita merupakan masa emas di saat anak bisa menerima stimulasi otak yang lebih cepat berkembang.

Mainan edukatif Anak ini beragam jenisnya. Ada yang bisa Anda pakai dengan menggunakan bahan-bahan yang ada di rumah. Ada juga yang memang bisa Anda beli toko-toko mainan edukatif offline maupun mainan anak online. Nah kedua jenis mainan tersebut sangat baik dan ramah untuk Anak balita dibawah 5 tahun. Berikut ini 15 mainan edukatif yang dimaksud adalah sebagai berikut:

1.Mainan Roket-roketan dari Balon karet

Jika anda mendengar Mainan Roket-roketan dari Balon karet pasti nya akan terasa asing. karena mainan ini biasanya banyak terdapat di toko-toko mainan anak dan di buat dengan rancangan tertentu sehingga bisa disusun rapi.

Namun akan berbeda dengan Mainan Roket-roketan dari Balon karet ini. anda harus mempersiapkan terlebih dahulu:

  1. Balon karet ukuran sedang
  2. Sedotan 1 buah
  3. buah kursi dua buah
  4. Lakban 1 buah
  5. Tali yang berukuran 2 meter

Berikut ini cara membuat nya :

Adapun cara membuatnya adalah sebagai berikut:

  • Ikat satu talipancing di bagian belakang kursi
  • Lalu, buat garis melalui sedotan. Benang dan sedotan adalah sesuatu yang penting yang berfungsi sebagai pengontrol
  • jalur roket balon. Maka dari itu, buat dan ikatlah dengan benar.
  • Ikat ujung tali pancing pada sisi bagian belakang kursi dan pastikan benang terpasang dan tertarik dengan kencang.
  • Jangan lupa untuk meniup balonnya karena hal itu yang sangat penting. Kemudian tutup jalur tempat udara masuk
  • dengan menggunakan klip kertas atau penjepit lainnya yang bisa menutup jalur tersebut. dan yang terpenting udara dari dalam balon tidak keluar.
  • Kemudian tempelkan bagian atas balon pada tali tersebut dengan menggunakan selotip atau sedotan.
    Selanjutnya, Anda bisa mengeluarkan udara dari balon. Balon pun akan terbang sepanjang garis benang tersebut

2. Permainan Balok atau Rancangan Bangunan

Permainan edukatif ke dua adalah permainan Balok atau Rancangan Bangunan. Permainan ini dibuat dari kayu dengan berbagai macam bentuk seperti :

  • kubus
  • persegi panjang
  • balok
  • segitiga
  • lingkaran
  • dan lain sebagainya

Meskipun Mainan tersebut terbuat dari kayu, akan tetapi terlihat menarik karena menggunakan macam-macam warna yang menarik minat Anak-anak. Mainan tersebut bisa dibentuk beragam bentuk seperti rumah-rumahan, gedung tinggi, serta bentuk lainnya sesuai dengan imajinasi dan kreativitas Anak.

Kegunaan dari mainan balok tersebut yaitu agar melatih saraf motorik halus pada Anak-anak. kegunaan lainnya juga Serta bisa melatih otot-otot tangan Anak. Dan kegunaan lain yang terpenting adalah mengembangkan kreativitas Anak agar membuat sesuatu kreativitas yang bisa terasah dan terlatih sejak dini. untuk anda yang mau mendapatkan mainan tersebut, anda bisa membeli di toko-toko mainan anak offline maupun di toko maianan anak online. Dan yang paling terpenting mainan tersebut harus sudah memiliki label SNI (Standar Nasianal Indonesia).

3. Permainan Peran

Permainan peran juga termasuk kedalam mainan Anak edukatif. Permainan seperti ini perlu anak lakukan sejak balita agar mereka mampu untuk diajak berinteraksi, berimajinasi, berkomunikasi dan juga berpikir dengan kreatif sehingga akan lebih bisa mengembangkan bakatnya.

Selain itu, penting untuk dikenalkan karena pada usia 3-5 tahun Anak cenderung menjadi peniru ulung. Mereka akan melihat segala sesuatu yang terjadi disekitarnya sehingga permainan sangat bagus untuk dilakukan sebagai saranya penyalurannya.

Oleh karena itu, bisa ajak Anak untuk bermain masak-masakan dimana Anda pun menyediakan mainan pendukungnya. Kemudian, mainan dokter-dokteran, berperan sebagai guru, dan lain sebagainya.

4. Bermain Klereng

Bermain kelereng merupakan mainan anak yang sudah ada sejak dahulu. Karena Hampir di seluruh Indonesia Anak-anaknya pernah bermain kelereng walaupun mungkin media alat dan sebutannya akan berbeda-beda di setiap wilayah.

Mainan seperti ini sangat populer pada zamannya dan sering dimainkan oleh Anak laki-laki. Namun, seiring dengan berkembangnya zaman, namun ternyata permainan kelereng ini masuk ke dalam kategori mainan Anak edukatif.

Ternyata Banyak sekali manfaat yang bisa ditemukan dalam bermain kelereng, yaitu untuk melatih kemampun motorik. Kemampuan berpikir, berhitung, mengasah interaksi sosial, dan melatih Anak untuk mengendalikan emosinya.

Selain itu, dalam bermain kelereng pun bisa mengenalkan warna pada anak karena kelereng yang ada saat ini memiliki warna yang bemacam-macam.

5. Permainan Puzzle

Kita semua tahu Mainan puzzle pun bukan termasuk mainan yang baru. Mainan puzzle ini sudah mulai populer sejak tahun 1990an karena memiliki manfaat yang baik untuk Anak. Oleh karena itulah, mainan ini masuk dalam kategori mainan Anak edukatif.

Puzzle sendiri terdiri dari mainan yang terpecah-pecah dengan gambar bervariasi seperti angka, huruf, gambar animasi dan lain sebagainya. Tugas Anak adalah menyatukan gambar yang terpecah-pecah tersebut sehingga menjadi gambar yang utuh.

6. Permainan Flash Card

Flash card adalah sebuah kartu edukasi yang banyak digunakan oleh orangtua untuk membantu Anaknya belajar tentang segala hal. Flash card ini dinilai sebagai mainan Anak yang edukatif karena terdapat warna, gambar serta konten-konten yang mendidik. Sebagai contoh, untuk Anak yang berusia dibawah tiga tahun Anda bisa memberikan flash card dengan jenis buah, binatang, anggota tubuh, dan lain sebagainya.

Sedangkan untuk anak usia di atasnya bisa memberikan flash card angka, kosa kata asing, dan juga huruf. Manfaat dari flashcard ini sebagai media yang bisa untuk menstimulasi dan mengenalkan Anak pada kejadian-kejadian yang ada di sekitarnya. Karena memiliki warna yang cukup beragam, serta kertas yag cukup tebal maka flashcard inis angat drekomendasikan untuk Anak-anak balita.

7. Permainan Menggambar dengan Media Kaos

Menggambar dengan menggunakan media buku gambar, kertas, atau buku warna pasti sudah tidak asing lagi. Jika Anak Anda bosan dan ingin mencoba sesuatu yang baru, maka Anda bisa menggunakan media kaos untuk menggambar. Selain karena faktor bosan, media ini juga bisa dijadikan sebagai solusi agar Anak tidak mencorat-coret dinding di rumah Anda. Adapun cara melakukannya adalah sebagai berikut:

Siapkan kaos berwarna putih. Bisa membeli yang baru atau menggunakan kaos yang memang tidak terpakai.
Siapakan seperangkat alat menggamabr seperti kuas, wadah, dan tak lupa cat air sebagai media utamanya.
Setelah itu, arahkan Anak untuk bisa menggambar di atas kaos putih tersebut.

Biarkan mereka menggambar seusai dengan imajinasi dan kretaivitasnya sendiri. Kemudian, setelah selesai menggambar baju tersebut bisa dikeringkan agar cat air cepat mengering. Setelah mengering tunjukkan pada Anak hasil karyanya dna lihat ekspresinya. Walaupun terlihat sederhana, meluksi atau menggambar dengan media cat air tersebut akan menjadi kebanggan tersendiri pada Anak-anak. Dan yang terpenting, mereka belajar menghargai karya diri sendiri maupun orang lain.

8. Permainan Menggambar dengan Media Kanvas

Cara melukis di atas kanvas merupakan permainan anak edukatif. dengan menggambar di atas kanvas, ternyata mampu mengembangkan motorik anak juga. anak akan lebih kreatif karena mampu mengembangkan motorik otak sehingga anak-anak akan lebih kreatif. menggambar dengan media kanvas tidak lah tidaklah sulit, namun butuh ketelatenan dan kesabaran yang tinggi agar hasil yang didapatkan nantinya dapat optimal.
Cara-caranya :

  1. Siapkan peralatan melukis anda, contoh : kanvas, cat minyak, kuas, palet, pensil, penghapus, minyak untuk cat minyak dll.
  2. Pertama-tama, sketsalah gambar yang ingin anda lukis, jangan terlalu tebal. jika terlalu tebal nantinya akan tembus apabila anda menggunakan warna yang cerah.
  3. Gunakan cat minyak yang bagus , yang mudah teratur ( sebaiknya gunakan Marie’s oil colour).
  4. Setelah itu, mulailah mencampur warna yang akan anda gunakan. Usahakan gunakan beberapa palet agarmudah nantinya mencampur warna, dan warna yang telah tercampur tidak terhapus atau terbuang. Pisahkan juga warna yang cerah dengan warna yang gelap di palet yang berbeda.
  5. Gunakan kuas yang banyak agar tidak tercampur-campur. Pilihlah kuas yang ujungnya runcing untuk gambar yang mendetail, dan pinggiran. Kuas dengan ujung kotak untuk mengeblock. pilihlah ukuran kuas yang sesuai gambar anda. ( sebaiknya gunakan kuas dengan serat nylon/kualitas yg baik)
  6. Letakkan kanvas ditempat yang membuat anda nyaman untuk melukisnya. Dan ditempat yang cukup cahayanya.
  7. Jangan takut untuk melukis atau menaruh warna (bagi pemula), karena cat minyak apabila sudah kering, bisa ditumpuk dengan warna lainnya
  8. Jangan segan-segan menggunakan benda-benda yang ujungnya kecil untuk gambar yang sangat mendetail. contoh misalnya : cotton buds, tusuk gigi dll
  9. Untuk pemandangan alam seperti pohon, agar lukisan anda menjadi hidup, gunakan gradasi warna agar pohon tersebut menjadi hidup. pertama gunakan warna hijau muda, lalu tumpuk dengan hijau tua, lalu setelah kering tumpuk dengan warna kuning, lalu warna hitam untuk bayangannya.
  10. Apabila kuas telah terpakai semua, maka segeralah mencuci kuas tersebut dengan air+sabun, agar tidak tercampur warna lain.

Demikian 8 jenis permainan anak edukatif yang mampu meningkatkan kreatifitas dan meningkatkan motorik anak. semoga bisa bermanfaat untuk anda sebagai orang tua yang ingin mengembangkan pola kreatifitas anak. dan sampai jumpa di artikel bermanfaat lainnya untuk anak.

 

, , , , , , ,

There are no comments yet, add one below.

Berikan Komentar/Review Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Form yang wajib di isi ditandai *

 
Chat via Whatsapp